Kamis

Kacamataku. .

Aku melihatnya bukan dari yang dia lihat. Aku merasanya bukan dari yang dia rasa. Aku berpikir tentangnya bukan seperti yang dia pikirkan. Kelemahan yang menahannya untuk terus berpikir tentang dirinya sendiri. Dia tak tahu kehebatan yang membuat ku masih bisa bertahan. Kehebatan yang tak terpikirkannya. Ketika kacamatanya pecah. . aku akan senang karena dia akan melihat dirinya sendiri di balik kacamataku. Kacamataku yang begitu jujur menilainya. Sehingga ia tahu, ia tak seburuk penglihatan kacamatanya. Bukan karena kacamataku yang sengaja kuoles dengan menutupi kelemahannya. Tapi karena hatiku yang telah jujur mengatakannya. Aku tak membutuhkan seperti yang dia pikir aku butuhkan. Andai dia tahu isi hatiku. Dia akan akan bahagia. . dan ingin selalu melihat dirinya melalui kacamataku.